- Ketersediaan Hardware dan Software
- Ketersediaan SDM Analis Program dan Operator Komputer
- Peta Kebutuhan Data dan Informasi MPK
- Konsep Sistem Manajemen Informasi
- Format Sistem Database
- Penguasaan GIS (Map Info dll)
- Pengembangan jejaring kerja melalui berbagai kerjasama
- Kolekting dan Kompilasi Data dan Informasi
- Inputing dan Updating Data
- Analisis Data dan Informasi
- Pelaporan Rutin dan Khusus
Rabu, 16 Februari 2011
STRATEGI PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MATERIAL DAN PERALATAN KONSTRUKSI
ISU STRATEGIS INVESTASI TERKAIT DENGAN MPK
- Bagaimana peta bangunan produk konstruksi existing?
- Berapa nilai program untuk pemeliharaan bangunan produk konstruksi?
- Berapa kebutuhan program pembangunan konstruksi untuk berbagai bidang produk konstruksi?
- Berapa kebutuhan program pemeliharaan dan pembangunan untuk berbagai produk konstruksi inovasi baru (green construction dll)?
- Berapa kebutuhan MPK untuk keberlanjutan produk konstruksi di atas?
- Bagaimana meningkatkan daya saing MPK baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri?
- Bagaimana sistem delivery MPK untuk mendukung pelaksanaan, operasi dan pemeliharaan berbagai produk konstruksi?
- Bagaimana meningkatkan efisiensi dan efektifitas MPK dalam mewujudkan the Finest Built Environment?
- Bagaimana manajemen sistem informasinya?
INDIKATOR NILAI Material dan Peralatan Konstruksi (MPK)
Nilai MPK tidak tetap, tergantung pada besaran demand dan ketersediaan supply. Di bawah ini beberapa hal yang mempengaruhi nilai MPK.
Kemanfaatan: tergantung pada karakteristik produk konstruksi dan penggunaan teknologi; untuk pemanfaatan tertentu, MPK yang dibutuhkan sering tidak tergantikan karena sulit untuk direplikasi.
Ketersediaan: sejauh mana tersedia di alam atau di pasar, sejauh mana kemungkinan untuk difabrikasi di dalam negeri,
Pasar: siapa produsen, supplyer dan vendor utamanya, bagaimana karakteristik distribusi pemasarannya
Lokasi: bagaimana distribusi ketersediaannya, bagaimana sistem delivery-nya,
Harga: berapa harga dasarnya, berapa variasi harga di setiap wilayah
Operasi dan Pemeliharaan: sejauh mana dapat diaplikasikan, sejauh mana kemudahan dalam pemeliharaannya
Kompetensi: apa asosiasi produsen, pengusaha dan profesinya, sejauh mana keaktifan dalam proses penyediaan dan pengembangannya.
Informasi: tingkat kemudahan masyarakat konstruksi mengakses informasi untuk mengetahui berbagai indikator nilai MPK
Pengelolaan Sumber Daya Material dan Peralatan Konstruksi, Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi
Salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan bangsa di suatu negara adalah pertumbuhan ekonomi. Negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi selalui ditandai dengan kegiatan pembangunan di berbagai bidang yang didukung dengan peningkatan mobilisasi orang, barang dan jasa; dan peningkatan kebutuhan perumahan dan gedung untuk tempat tinggal dan kegiatan usaha.
Salah satu pendorong meningkatnya kegiatan pembangunan adalah ketersediaan infrastruktur. Banyak negara berkembang yang mengalami kemandegan dalam pertumbuhan ekonomi karena tidak memiliki infrastruktur yang memadai.
Globalisasi menciptakan sistem perdagangan yang tidak mengenal batas wilayah. Di samping keunikan dan biaya produksi, daya saing suatu produk barang bernilai ekonomi tergantung pada biaya distribusinya. Oleh karena itu, di samping kemudahan dalam memperoleh input sumber daya untuk menghasilkan suatu produk seperti bahan baku produksi dan tenaga kerja, untuk meningkatkan daya saing dalam memasarkan produknya, seorang produsen akan mendekatkan kegiatan produksinya ke pusat pasar yang potensial untuk mengurangi biaya distribusi pemasarannya. Namun, seorang produsen hanya akan tertarik untuk memindahkannya sentra produksinya ke suatu negara atau wilayah tertentu apabila negara/wilayah tersebut telah memiliki dukungan infrastruktur yang memadai.
Produk infrastruktur tercipta dari suatu proses konstruksi yang membutuhkan input sumber daya fisik berupa material dan peralatan, dan sumber daya nonfisik berupa metoda produksi. Di industri hulu metoda produksi digunakan dalam rekayasa material dan peraltan untuk menghasilkan jenis material dan peratalan baru yang lebih efisien dan efektif, sedangkan di industri hilir metoda produksi dimanfaatkan untuk mengtranformasi berbagai material dengan menggunakan peralatan tertentu menjadi produk dengan fungsi tertentu yang bernilai ekonomis.
Terkait dengan lingkup tugas dan fungsi Pusat Pembinaan Sumber Daya Investasi Badan Pembinaan Konstruksi, produk industri yang dimaksud adalah produk konstruksi berupa infrastruktur. Mengingat peran infrastruktur yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, maka setiap kebijakan peningkatan penyelenggaraan infrastruktur perlu didukung dengan pengeloaan sumber daya material dan peralatan konstruksi agar produk konstruksi tersebut dapat lebih efisien dan efektif.
Definisi Material dan Peralatan Konstruksi
Material Konstruksi meliputi seluruh bahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan pada suatu proses konstruksi.
Peralatan Konstruksi meliputi seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk menylesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan pada suatu proses kostruksi.
Sistem Pengelolaan Material dan Peralatan Konstruksi adalah suatu sistem yang merencanakan dan mengendalikan seluruh kegiatan untuk menjamin agar material dan peralatan konstruksi dapat diperoleh dalam jumlah yang tepat, sesuai dengan spesifikasi, dengan harga yang pantas dan tersedia pada saat dibutuhkan.
Kelahiran Unit Pembina Sumber Daya Material dan Peralatan Konstruksi
Restrukturisasi organisasi di Kementerian Pekerjaan Umum telah melahirkan unit urganisasi baru bernama Pusat Pembinaan Sumber Daya Investasi (Pusbin SDI) di bawah Badan Pembinaan Konstruksi. Salah satu tugas Pusbin SDI adalah merumuskan kebijakan sumber daya material dan peralatan konstruksi untuk mendukung pengembangan investasi di bidang infrastruktur berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Kepala Badan. Untuk melaksanakan tugas tersebut telah dibentuk Bidang Material dan Peralatan Konstruksi yang memiliki fungsi:
- Perumusan kebijakan pembinaan sumber daya material
- Perumusan kebijakan pembinaan sumber daya peralatan
Langganan:
Postingan (Atom)